Jumat, 24 Oktober 2014

Manfaat dan Kerugian Internet bagi Psikologi




Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa ilmu psikologi mempelajari tentang manusia dan internet merupakan hasil dari pemikiran manusia, yang secara otomatis berkaitan dengan bidang psikologi. Apalagi di jaman sekarang, internet telah menjelma menjadi bagian dari diri manusia, dimana hal ini menjadi fokus utama dari ilmu psikologi.
Kehadiran teknologi internet yang semakin canggih telah merubah gaya hidup manusia dan tuntutan pada kompetensi manusia. Terlebih pada era globalisasi ini, bisa dikatakan harus serba gedget. Misalnya saja laptop dan handphone, dimana sebagian besar kedua gadget ini dimiliki untuk mempermudah individu dalam mengakses internet.
Manfaat internet bagi manusia memang cukup banyak dan sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari. Karena memang internet diciptakan sebagai alat penunjang untuk mendapatkan informasi tanpa perlu kesulitan terhambat ruang dan waktu. Dalam ilmu psikologi sendiri, internet sangat membantu dalam hal untuk mendapatkan informasi mengenai perkembangan ilmu psikologi dari berbagai negara. Selain memiliki manfaat, internet juga memiliki kerugian, misalnya saja dalam hal pembocoran alat tes sehingga perkembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui internet. Berikut ini akan kami jabarkan mengenai manfaat dan juga kekurangan internet dalam ilmu psikologi, yaitu :

1.      Dalam bidang pendidikan
Dengan adanya internet, dimanfaatkan para psikolog untuk memberi informasi mengenai ilmu psikologi kepada semua orang, sehingga banyak terdapat situs psikologi dan perkumpulannya. Selain itu kita juga dapat dengan mudah mengakses berbagai displin ilmu psikologi yang beredar di internet sehingga kita dapat menggunakannya sebagai bahan untuk memperluas pengetahuan kita.
2.      Dalam bidang komunikasi
Komunikasi tentu saja tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia, dengan adanya berbagai media sosial akan mempermudah kita untuk tetap berkomunikasi dengan orang lain yang jaraknya berjauhan. Misalnya, ada klien yang ingin berkonsultasi akan tetapi tidak dapat bertatap muka secara langsung maka dengan menggunakan media sosial seperti WhatsApp dapat dilakukan konsultasi walaupun tidak semaksimal apabila bertatap muka secara langsung.
3.      Dalam bidang industri
Psikolog yang bekerja sebagai HRD disuatu perusahaan dapat menyebarkan lowongan pekerjaan apabila perusahannya sedang membutuhkan pegawai baru. Lowongan pekerjaan ini dapat disebarkan melalui media sosial juga misalnya Facebook, Path, dan lain-lain.

Di lain sisi, keberadaan internet juga memiliki kerugian dalam dunia psikologi, seperti :

1.      Plagiat
Tidak menutup kemungkinan dengan akses yang mudah di internet untuk melihat berbagai disiplin ilmu di psikologi, seseorang dapat melakukan tindakan copy paste untuk kepentingan pribadinya seperti untuk menyelesaikan tugas kuliahnya yang harus segera diselesaikan. Hal seperti inilah yang sangat tidak baik karena membuat seseorang cenderung mengambil “jalan pintas” untuk memperoleh sesuatu.
2.      Membocorkan alat test psikologi
Dalam psikologi administrasi alat test psikologi adalah hal yang sangat rahasia. Namun seorang psikolog bisa saja membocorkan kerahasiaan alat test tersebut dengan menyebarluaskan cara pengerjaan test, bentuk test di internet sehingga misalnya seseorang yang ingin mengikuti seleksi karyawan bisa dengan mudah melihat alat-alat test psikologi ini sehingga akan mempermudah untuk lulus dalam test seleksi karyawan. Hal ini pun akan merugikan perusahaan karena perusahaan bisa salah menempatkan seseorang karena hasilnya tidak sesuai dengan kemampuan orang tersebut.
3.      Perkembangan seksualitas
Seperti yang ditulis oleh Ancok (2000) dalam papper-nya yang berjudul “psikologi dan Tantangan Millenium ke Tiga” menggambarkan bagaimana internet dapat digunakan untuk berpacaran melalui progam internet relay chatting (IRC), internet dapat pula digunakan untuk mengakses gambar dan film porno. Walaupun gambar porno dan cerita porno dapat diperoleh dari berbagai sumber, kehadiran internet justru semakin menyemarakkan perolehan pronografi tersebut.

Contoh manfaat internet bagi psikologi :


1.      Seorang psikolog yang bekerja sebagai HRD dapat melakukan interview dengan seorang calon pegawai dari luar daerah dengan memanfaatkan aplikasi internet seperti skype. Hal ini dapat bermanfaat dalam meminimkan biaya oprasional dan mempersingkat waktu.



Contoh Kerugian Internet bagi psikologi :

  Internet dapat diakses oleh semua umur, sehingga tidak ada kontrol bagi siapa saja untuk mengaksesnya. Terlebih untuk anak-anak yang ingin mengakses situs porno di internet. Hal ini akan berpengaruh pada perkembangan seksualitas mereka.


Referensi :













0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.


Pengikut

About Me

Foto Saya
diah ayu eka
Indonesia
saya adalah mahasiswi di universitas gunadarma yang bercita-cita pergi ke Jepang. motto hidupku adalah berbeda tidak selamanya bagus tetapi yang terbaik selalu berbeda. Yoroshiku...^o^
Lihat profil lengkapku